Screensaver

Tulkimin adalah seorang penggila komputer. Saking gilanya, setiap hari dia nongkrong didepan komputer dari bangun tidur hingga tidur lagi. Semua aktifitasnya dilakukan sambil tetep nongkrong didepan komputer, kecuali urusan nongkrong yang satu itu tentunya (goodluck)

Meskipun begitu, sebagai seorang mantan anggota pramuka teladan tingkat sekolah dalam kontes pesta siaga, dia adalah seorang pemuda yang baik hati dan tidak sombong serta gemar menabung. Tabungannya ada dimana-mana, mulai dari bawah bantal, bawah kasur,  hingga di septic tank. Selain tabungan dunia, dia juga rajin menabung untuk akhirat dengan nyelengi (memasukkan) recehan ke kotak2 amal dimanapun yang dia temukan.

Sayangnya, kontraknya didunia tidaklah lama. Sesuai dengan jadwalnya, dia harus meninggalkan dunia yang fana ini.

Setelah menunggu sekian lama, dia tidak kunjung juga mendapatkan kepastian apakah dia akan ditempatkan di Surga atau di Neraka. Padahal teman-teman seangkatannya sudah menempati posisi dan jabatan masing-masing.

Karena merasa diperlakukan tidak adil, dia protes ke bagian administrasi. Setelah sedikit mengomel, dia mendapat jawaban bahwa posisinya belum bisa ditentukan karena timbangan amal baik dan amal buruknya sama banyaknya. Meskipun dia banyak dosa karena sering menggoda ayam-ayam tetangga dengan menyembunyikan makanannya, dia mempunyai jasa yang cukup besar dengan proyek prestisiusnya komputer masuk desa, internet masuk desa dan rajin memberikan tips dan trik facebook kepada para pembantu rumah tangga di RTnya.

Sebagai kehormatan, dia diberikan kesempatan untuk memilih apakah dia mau masuk surga atau neraka. Karena dia hobi membolos setiap kali ada pelajaran agama disekolahnya karena dulu pelajaran agama tidak dimasukkan dalam materi Ujian Nasional, dia tidak tahu surga seperti apa dan neraka seperti apa.

(doh) parah banget si Tulkimin ini.

Lagi-lagi, dia mendapat dispensasi. Dia diberikan preview surga dan neraka. Diapun dengan seksama mencermati tampilan yang ada di layar monitor. Disitu digambarkan keadaan surga yang tenang dan syahdu, terlihat beberapa bidadari memainkan harpa mengalunkan nada-nada indah. Huh, membosankan sekali, pikirnya..

Diapun melihat preview neraka. Dilayar monitor digambarkan kondisi neraka yang begitu mempesona, membuatnya cleguk berkali-kali. Disana terlihat pantai yang ramai dipenuhi dengan gadis-gadis cantik nan seksi yang sedang berjemur dipinggir pantai. Terlihat juga beberapa cewek seksi berbikini yang sedang asyik bermain volley pantai. Siapa yang gak mupeng? (evil_grin)

Tanpa menunggu cleguk berikutnya, dia langsung mengambil kesimpulan dan memutuskan. “Saya pilih neraka saja!!” (doh)

Akhirnya, dia diberi kesempatan untuk mereview neraka selama seminggu.

Selang seminggu setelahnya, penguasa neraka menemui Tulkimin untuk menanyakan kabarnya. Ketika, sang penguasa neraka datang, tampak si Tulkimin dengan baju compang-camping, tubuh setengah hangus sedang berlari-lari menghindari sengatan kalajengking yang mengepungnya.

Ketika melihat penguasa neraka datang, Tulkimin langsung protes karena lagi-lago dia merasa diperlakukan tidak adil. Meskipun dia sadar kalo iklan seringkali menampilkan tanda * yang kadang tidak terbaca dan dia paham benar bahasa iklan yang bombastis. Tapi kali ini, dia merasa benar2 tertipu. Gambaran yang ada di monitor sama sekali berbeda dengan yang dialaminya. “Mana gambaran yang ada di monitor?! Ini penipuan!! ” protesnya tak terima.

Melihat si Tulkimin mencak-mencak, penguasa neraka cuma tersenyum dan berkata, “Itu cuma screensaver.”

Tertipuuuu.. (rofl) (rofl) (rofl)

Ini adalah cerita yang saya saya baca sekitar 10 tahun yang lalu, saya bahkan sudah lupa saya baca dimana dan sumbernya dari mana. Saya coba ceritakan kembali seingat saya dengan sedikit perubahan disana-sini agar lebih aptudet dan tidak menyinggung atau merugikan pihak manapun. B-)

Sebuah guyonan nakal tentang kehidupan yang mungkin oleh penulis aslinya cuma dimaksudkan sebagai pengocok perut. Tapi kalo kita cermati, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa kita jadikan pelajaran. Beberapa hal yang bisa saya ambil dari cerita ini adalah:

  • Apa yang kita lihat tidak selalu sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya, sehingga kita tidak seharusnya menjudge suatu hal sebelum kita bener-bener paham dengan hal tersebut. Semua yang indah tidak selamanya indah. Semua yang terlihat baik tidak selalu baik.
  • Hidup ibarat screensaver. Hanya dengan satu goyangan mouse, semua gambaran yang begitu indah, bisa berubah menjadi kenyataan yang mengerikan dan juga sebaliknya. Jika Allah SWT sudah Berkehendak, tidak sedikitpun kita punya kuasa untuk menolaknya. Simbah bilang, ojo dumeh, tansah eling lan waspada.
  • Kita bisa belajar dari apa saja dan dari mana saja. Bahkan dari sebuah guyonan nakal seperti diatas. Sudah seharusnya kita tidak hanya pandai membaca yang tersurat, tetapi juga pandai membaca yang tersirat.

Itu pendapat pribadi saya lho.. dilarang protes (tongue)

Incoming search terms for the article:

screensaver seksi, screensaver cewek, APA YANG DIMAKSUD DENGAN SCREEN SAVER, apa yang dimaksud screen saver, screensaver pantai, screensaver cewek cantik, yang dimaksud dengan screen saver, apa yang dimaksud screensaver, screensaver gadis, Yang dimaksud screen saver
this post was posted on Saturday, May 30th, 2009 at 7:28 am
filed under Rehat on

Leave a Reply

CommentLuv badge